Wajib Diingat, Ini yang Menyebabkan Shockbreaker Belakang Keras pada Mobil

Oleh : Writer Bro-In


Saat mengendarai mobil, kamu mungkin pernah menjumpai guncangan yang keras terutama saat melewati jalan yang tidak rata. Jika sebelumnya guncangan tidak terlalu keras, ada kemungkinan besar kalau shockbreaker belakang keras. Shockbreaker pada mobil memiliki fungsi yang sama seperti shockbreaker pada motor. Yaitu sama-sama meredam kejut atau guncangan saat melewati jalan berlubang maupun ketika mengerem. Jika shockbreaker rusak, maka perjalanan pun akan tidak nyaman dan bisa membahayakan keselamatan. Sehingga tidak boleh dibiarkan dan harus diservis atau diganti secepatnya. Lantas bagaimana mengetahui kalau shockbreaker yang ada pada mobil sudah keras?

Pertanda Shockbreaker Belakang Keras Pada Mobil

shockbreaker belakang keras

Tanda Bahwa Shockbreaker Keras

1. Guncangan Terasa Keras

Saat kamu merasakan guncangan keras yang tidak biasa ketika mengendarai mobil, dapat menjadi indikasi bahwa shockbreaker sedang bermasalah. Terlebih saat melewati jalanan yang tidak rata. Ini sudah seperti peringatan dini, sehingga kamu tidak boleh hanya membiarkan apalagi menyepelekannya. Langsung bawa mobil ke bengkel untuk diservis.

2. Terdapat Rembesan Oli

Sering-seringlah cek shockbreaker mobil kamu. Perhatikan apakah terdapat rembesan oli yang keluar dari tabung. Jika ada, bisa jadi shockbreaker mobil kamu sudah dalam kondisi aus. Hal ini dapat dikarenakan oleh dua hal, pertama karena getah bantalannya sudah rusak, atau kedua karena terdapat kerusakan pada sealnya. Akan tetapi jika kamu tidak menemukan adanya rembesan oli, tapi merasakan guncangan yang luar biasa keras saat berkendara, bisa jadi juga oli di dalam shockbreaker habis. Kebocoran oli shockbreaker juga dapat terjadi karena kotoran-kotoran yang masuk ke seal dan as shock. Jadi sebisa mungkin kamu harus rutin mengecek karet pelindung debu shockbreaker. 

3. Kondisi Fisik Shockbreaker

Ciri lainnya juga dapat dilihat dari kondisi fisik shockbreaker. Jika kondisinya tidak seperti biasanya, contohnya bengkok, maka itu pertanda kalau shockbreaker dalam keadaan rusak. 

Penyebab Shockbreaker Belakang Pada Mobil Menjadi Keras

shockbreaker belakang keras

Hal-hal yang Menyebabkan Shockbreaker Menjadi Keras

1. Masa Pakai Expired

Shockbreaker yang sudah lama dipakai, lama-lama bisa keras juga. Hal ini dikarenakan olinya yang habis atau malah mengalami kebocoran. Jika sudah begini, sebaiknya langsung ganti saja yang baru di bengkel khusus shockbreaker. 

2. Melaju Cepat di Jalan Tidak Rata

Biasanya saking terburu-burunya kamu sampai harus ngebut meskipun melewati jalanan yang tidak rata. Kebiasaan ini sangat buruk terutama bagi shockbreaker mobil. Karena membuat suspensi harus bekerja lebih keras sehingga lama-lama akan rusak. Terutama bagi mobil sedan dan hatchback yang kualitas suspensinya tidak lebih tangguh dari mpv dan suv. 

3. Pemasangan Upper Mounting Kurang Pas

Penyebab lainnya dapat pula karena pemasangan upper mounting yang tidak tepat. Mengapa bisa menyebabkan shockbreaker menjadi keras? Hal itu dikarenakan suspensi tidak duduk sebagaimana seharusnya, sehingga mempengaruhi kinerjanya yang melebihi batas. 

Tips Mengganti Onderdil Shockbreaker

shockbreaker belakang keras

Tips Sebelum Mengganti Shockbreaker

Di saat kamu memutuskan untuk mengganti shockbreaker dengan yang baru, pastikan kamu mengikuti beberapa tips ini.

1. Pilihlah Shockbreaker Original

Jangan mudah tergiur dengan harga murah. Harga memang tidak menjamin kualitas, tapi jika kamu dihadapkan pada pilihan original dan bajakan, tentunya kamu harus rela merogoh kocek untuk mendapatkan komponen yang original. Menggunakan komponen original akan memberi manfaat juga bagi kamu, salah satunya lebih terjamin dan lebih awet digunakan. 

2. Pilihlah Jenis Shockbreaker yang Sesuai

Membeli shockbreaker yang baru tidak boleh sembarangan juga, harus yang setipe dengan mobil dan kebutuhannya. Lupakan soal gaya-gayaan, kenyamanan dan keselamatan jauh lebih penting. 

Demikian penjelasan mengenai shockbreaker belakang keras pada mobil. Semoga informasi ini bermanfaat ya! 

Tinggalkan komentar Bro