Ketahui Perbedaan Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun

Oleh : Bun Gaul


Tidak mengherankan apabila banyak orang yang menganggap jaminan hari tua dan jaminan pensiun itu sama. Hal ini bukan tanpa alasan karena keduanya memiliki fungsi yang sama. Akan tetapi, manfaat jaminan hari tua dan jaminan pensiun yang diperoleh pekerja sangat berbeda. Maka dari itu, perlu mengetahui perbedaan jaminan hari tua dan jaminan pensiun. 

Pengertian Jaminan Hari Tua (JHT) dan Jaminan Pensiun 

Jaminan hari tua (JHT) merupakan salah satu program jaminan sosial yang diselenggarakan secara sosial berdasarkan prinsip asuransi sosial ataupun tabungan wajib dengan tujuan untuk menjamin supaya peserta atau nasabah menerima uang tunai apabila mengalami cacat total tetap, memasuki masa pensiun, dan juga meninggal dunia. 

Sedangkan jaminan pensiun merupakan salah satu program jaminan sosial yang memiliki tujuan untuk mempertahankan kehidupan yang layak bagi peserta (nasabah) atau ahli warisnya dengan memberikan penghasilan setelah peserta atau nasabah mengalami cacat total tetap, memasuki usia pensiun, ataupun meninggal dunia. 

Perbedaan Jaminan Hari Tua dan Jaminan Pensiun 

1. Tujuan Penyelenggaraan 

Perbedaan antara jaminan hari tua dan jaminan pensiun yang pertama yaitu tujuan penyelenggaraannya. Tujuan dari program jaminan hari tua (JHT) yaitu untuk menjamin peserta atau nasabah untuk menerima uang tuan ketika mengalami cacat total tetap , memasuki usia pensiun maupun meninggal dunia.

Sementara tujuan jaminan pensiun yaitu untuk mempertahankan derajat kehidupan peserta beserta ahli warisnya. Hal ini diwujudkan melalui pemberian penghasilan setiap bulan saat peserta atau nasabah mengalami cacat total tetap, memasuki usia pensiun atau meninggal dunia.,

2. Peserta 

Perlu diketahui jika tidak semua orang bisa mendaftarkan diri ke program jaminan hari tua. Beberapa peserta yang bisa mendaftar di JHT, seperti semua pekerja yang bekerja pada perseorangan atau perusahaan, WNA yang bekerja di Indonesia lebih dari 6 bulan, pemberi kerja, karyawan di luar hubungan kerja atau mandiri, pekerja bukan penerima upah selain pekerja di luar hubungan kerja atau mandiri dan sebagainya.

Sedangkan masyarakat yang berhak mendaftarkan diri di program jaminan pensiun adalah pekerja yang bekerja pada pemberi kerja penyelenggara negara dan juga selain penyelenggara negara. 

3. Pembayaran 

Perbedaan jaminan hari tua (JHT) dan jaminan pensiun selanjutnya yaitu pembayaran. Dimana jaminan hari tua (JHT) bisa diambil sekaligus ketika pekerja memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap maupun meninggal dunia.  Sedangkan jaminan pensiun bisa diterima setiap bulan ketika pekerja memasuki usia pensiun, mengalami cacat total tetap ataupun meninggal dunia.

4. Perhitungan 

Perbedaan selanjutnya terdapat pada perhitungan. Dimana jumlah iuran jaminan hari tua (JHT) sebesar 5,7% dengan pembagian 3,7% dibayarkan oleh perusahaan serta 2%-nya dibayarkan oleh karyawan. Sedangkan jumlah iuran jaminan pensiun sebesar 3% dengan pembagian 2% dibayarkan oleh perusahaan serta  1%-nya dibayarkan oleh karyawan.

5. Jumlah Jaminan yang Diterima

Jaminan hari tua (JHT) harus diakumulasikan iuran lalu dijumlahkan dengan hasil pengembangan. Sedangkan tarif jaminan pensiun berdasarkan gaji, masa kerja dan juga faktor manfaatnya. 

Jaminan hari tua (JHT) bisa diterima sekaligus ketika memasuki masa pensiun. Ini berlaku untuk pekerja penerima upah, pekerja bukan penerima upah dan juga pekerja migran Indonesia. Sedangkan jaminan pensiun pendapatan atau penghasilan bulanan untuk memenuhi hidup saat memasuki usia pensiun (hanya pekerja upah).

Itulah informasi tentang perbedaan jaminan hari tua dan jaminan pensiun. Diharapkan dengan penjelasan diatas maka pembaca bisa menjadi lebih mudah memahami dan membedakan antara jaminan hari tua dan jaminan pensiun. Untuk produk asuransi hari tua yang terpercaya, Anda bisa memilihnya dari AXA Mandiri. 

AXA Mandiri merupakan perusahaan asuransi yang sudah sangat pengalaman. Dimana perusahaan ini menyediakan beragam solusi sesuai dengan kebutuhan nasabah, baik dari segi investasi, layanan keuangan, perlindungan aset dan juga asuransi kesehatan. Sepak terjangnya di dunia asuransi membuat AXA Mandiri menerima penghargaan. Penghargaan yang diterima tidak terlepas dari pelayanan yang diberikan kepada nasabahnya.

Tinggalkan komentar Bro